Paylater ? Musibah atau Membantu

Share:


Untuk orang indonesia tidak bakal asing mendengar sebuah kata paylater.
PayLater mendapat perhatian dari masyarakat karena layanan ini merupakan layanan pinjaman online tanpa kartu kredit dan hanya paylater juga sangat mudah untuk mendaftarkan , hanya menyiapkan sebuah KTP.
Nah mari kita bahas ke inti dari postingan ya saya buat , Paylater ? Musibah atau Membantu ?
Menurut saya paylater layanan yang bagus menurut saya karena proses pendafataran nya juga sangat mudah apa lagi tanpa kartu kredit. namun sangat di sayangkan kemudahan layanan ini juga bisa menjadi musibah , iya benar sekali musibah , seperti kasus di
Dari artikel di atas dimana seorang hacker telah membobol akun traveloka dan tidak menuntut kemungkinan starup yang mengunakan atau menghadirkan sebuah fitur Paylater akan bernasib sama.
lalu siapa yang di rugikan ?
Jelas yang rugi adalah pelangan. dari kasus di atas saja sudah jelas bahwa apa yang telah di lakukan oleh hacker sangat merugikan si pemilik akun dan pastinya pihak traveloka tidak bisa mengembalikan dana yang telah di pakai oleh hacker.
Apa yang harus dilakukan oleh pelangan ?
  1. Memperketat hak akses ke akun anda dengan cara mengaktifkan verifikasi 2 langkah
  2. Menganti password akun anda dengan password yang susah (Toh kalau lupa bisa reset password)
  3. Gunakan email / nomor hp yang aktif jaga-jaga bila ada hacker yang masuk ke akun anda , anda akan merima sebuah email / sms.
apakah itu kesalahan pelangan ?
Tidak sepenuhnya kesalahan pelangan karena jika sebuah startup sudah mengunakan Verifikasi 2 Langkah (OTP atau pun google authenticator) mungkin penguna akan lebih aman.
Apa yang dilakukan startup ?
Menghadirkan sebuah fitur Paylater berarti startup harus lebih ektra ketat untuk melakukan pengamanan pada akun pelangan. agar pelangan aman dan mengurangi tingkat kejahatan mengunakan akun orang lain.
Ieitsss gak cuman itu saja pihak Paylater juga sepertinya harus mengupdate sistem verifikasi mereka alias di perketat kembali. bagaimana jika KTP yang di daftarkan milik orang lain ? nah hayooo bahaya sekali dan yang jelas orang yang merasa tidak mendaftar jadi kacau.
Jadi point nya , layanan ini sudah bagus namun harus di perhatikan untuk semua pihak. untuk menjadikan layanan ini semakin baik saya sarakan untuk pihak penguna untuk sangat memperhatikan akun mereka dan untuk para startup yang sudah mengunakan paylater harap verifikasinya di perketat lagi dan untuk paylater juga melakukan hal yang sama yaitu memperketat sebuah sistem verifikasi.

1 comment:

  1. yah, saya mengalami hal yg serupa, akun traveloka saya kena hack dan pelaku sudah melakukan pemesanan menggunakan paylater saya, kecewanya action dari pihak traveloka sangat lambat. dan tidak ada pin atau pengaman lagi ketika transaksi dengan paylater jadi orang yg tdk bertanggung jawab bisa mudah menggunakan paylater saya.

    ReplyDelete